> Kisah Ali bin Abi Thalib Bersedekah dengan Setengah Buah Delima
Loading...

Kisah Ali bin Abi Thalib Bersedekah dengan Setengah Buah Delima

Loading...
Loading...

Pada suatu hari, Sayyidah Fatimah az-Zahra sangat menginginkan buah delima. Demi istrinya tercinta, suaminya Sayyidina Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar untuk mencari delima yang dimaksud.

Mengingat uang yang dimilikinya kala itu sangat terbatas, maka Ali bin Abi Thalib  hanya membelikan satu buah delima untuk Fatimah.

Di tengah jalan, rupanya ia bertemu dengan seseorang yang sangat miskin namun menginginkan buah delima. Merasa kasihan, Ali pun menyedekahkan setengah buah delima untuk istrinya tersebut kepada orang miskin.

Tiba di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawakannya tinggal setengah. Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisi.

Seperti dilansir dari website Pondok Pesantren Tebuireng, Salman al-Farisi berdiri di depan pintu dengan membawa sembilan buah delima.

Rasulullah SAW rupanya mengutus Salman al-Farisi untuk memberikan sepuluh buah delima kepada Fatimah, hanya saja Salman menyembunyikan satu buah delima sehingga yang dibawanya hanya sembilan buah delima.

Salman lalu berkata, “Ini ada buah delima dari Rasulullah untuk Fatimah.” Ali lalu berkata, “Kalau benar ini dari Rasulullah SAW, pasti jumlahnya sepuluh. Bukan sembilan.

Mendengar hal itu, Salman al-Farisi kaget. Lalu bertanya, “Bagaimana engkau tahu wahai Sayyidina Ali?” Ali menjawab, “Karena saya ingat firman Allah Swt. yang berbunyi man ja a bi al-hasanati fa lahu ‘asyru amtsaliha. Barangsiapa yang membawa amal baik, maka baginya pahala sepuluh kali lipat amalnya.”

Allah SWT dalam Surat al-An’am ayat 160 berfirman;

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

“Barangsiapa yang membawa amal baik, maka baginya pahala amal baik sepuluh kali lipat.”

Inilah hikmah sedekah, Allah akan menggantinya dengan kelipatannya yang jauh lebih banyak.

LihatTutupKomentar
Loading...